Cerita Singkat

Ini adalah potret siswa didik di Sekolah Bungku SDN 49/1, satu-satunya sekolah yang kelayakannya sangat jauh dari standar. Bangunan reot ini menaungi 30-an anak, tanpa plafon, tanpa lantai, tanpa perlengkapan penunjang yang layak. Ini di Indonesia, #Sobatbaik, di sekitar kita.

Jangan Biarkan Mereka Kehilangan Masa Depan, Bantu Wujudkan Sekolah Impian

by Bambang

  • Rp100.000.000

    Kebutuhan Dana
  • Rp0

    Terkumpul
  • 0

    Hari Lagi
  • Target Tujuan

    Masa Kampanye
Persen Terkumpul :
0%
Minimum amount is Rp Maximum amount is Rp Put a valid number
Rp
, Indonesia

Bambang

9 Kampanye | 0 Loved campaigns

Bio Lengkap

Cerita

Penggalangan Dana ini Dikelola oleh ACT Jambi

#Sobatbaik, pendidikan merupakan pilar penting untuk mendapatkan masa depan yang lebih cerah. Pendidikan mengubah pola pikir, membentuk karakter dan menumbuhkan kemandirian.

Pendidikan juga hak seluruh anak di Indonesia yang semestinya dapat dirasakan dengan mudah baik oleh anak-anak yang hidup di perkotaan ataupun mereka yang bergelut di pedesaan.

Tapi, faktanya tidak demikian!

Kesenjangan itu bukan khayalan, #Sobatbaik. Bukan pula isapan jempol. Kesenjangan itu ada di depan mata, menunggu aksi nyata dari kita semua.

Ini adalah adik-adik kita yang tinggal di Dusun Kunangan Jaya 1. Sebuah dusun yang terletak di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi. terletak di areal kawasan Hutan Harapan dan dapat ditempuh kurang lebih 5 jam dari kota Jambi. Dusun kunangan jaya 1 memiliki fasilitas jalan yang rusak dan tidak memiliki jaringan listrik.

Kru ACT Berfoto di Depan Bangunan Sekolah Bungku

Walaupun berada dalam kondisi yang serta terbatas, masyarakat Dusun Kunangan Jaya 1 tahu betul pentingnya pendidikan untuk anak-anak mereka. Menurut mereka, pendidikanlah yang dapat mengentaskan mereka dari kemiskinan. Sekolah ini satu-satunya harapan mereka untuk mengubah nasib.

Maka, dengan keterbatasan materi, mereka dirikanlah sebuah sekolah walaupun masih sangat jauh dari kata layak. Itulah yang upaya maksimal yang bisa mereka lakukan saat ini. Sekarang giliran kita, #Sobatbaik!

Itulah yang upaya maksimal yang bisa mereka lakukan saat ini. Sekarang giliran kita, #Sobatbaik!

#Sobatbaik bisa lihat di foto-foto ini kondisi bangunan sekolah yang ada di Dusun Kunangan Jaya 1. Sangat memprihatinkan, tidak berlantai, hanya berdindingkan papan seadanya. Jangankan plafon, atapnya saja pasti bocor saat hujan turun. Kalau sudah begitu, biasanya mereka membubarkan diri, pulang ke rumah masing-masing.

Ruangan kelas

Bukan cuma itu, lokasi SD Negeri 49/1 ini juga cukup jauh. Untuk menjangkau sekolah, adik-adik kita ini harus menempuh medan yang sangat berat. Tidak hanya berbatu dan berbukit, saat musim hujan sebagian jalan juga digenangi air. Meski begitu, adik-adik kita ini tetap semangat untuk menimba ilmu demi masa depan yang lebih cerah.

Jika #Sobatbaik amati, tidak satupun dari anak-anak yang bersekolah di sini mengenakan seragam yang layak. Sebagian besar dari mereka juga tidak beralas kaki.

Semangat bersekolah dalam keterbatasan

Menurut Data yang di asessment langsung dari Relawan Aksi Cepat Tanggap yang diperoleh langsung oleh Kepala Sekolah yaitu Bapak Narwanto, di tahun pelajaran 2019-2020 jumlah siswa yaitu 34 orang yang terdiri dari 4 Siswa di kelas 1, 8 siswa di kelas 2, 5 siswa di kelas 3, 9 siswa di kelas 4, dan 8 siswa di kelas 6,

Sekolah ini terdiri atas 1 orang Kepala Sekolah, 1 orang guru tamatan SMA dan 3 orang guru tamatan S1, terdiri dari 3 ruangan kelas dan fasilitas yang kurang memadai. Setiap satu ruangan kelas digunakan untuk dua tingkatan kelas dengan 1 orang guru yang mengajar di sana.

Buku buku bertumpuk dipenuhi dengan penuh tebal di dalam lemari yang sudah termakan usia. Dinding kelas ditutupi dengan papan serta lantai kelas yang masih berupa tanah merah. Kondisi SD Kelas Jauh Bungku saat ini serupa dengan Sekolah Muhammadiyah Gantong yang ada di serial Laskar Pelangi.

Bersama ACT, nantinya donasi akan dipergunakan untuk:

  • Merombak seluruh bangunan menjadi bangunan beton (Permanen).
  • Menambah Ruang Kelas  dan ruang penunjang lain sesuai dengan kebutuhan  sekolah seperti : Ruang perpustakaan, Kamar mandi / WC Guru dan Siswa , ruang UKS , Ruang Peralatan Olahraga , dll.
  • Menambah Perabotan sekolah antara lain Meja/kursi kepala sekolah, guru dan siswa, meja komputer, lemari kelas, rak buku perpustakaan,  papan tulis dan papan data kantor.
  • Menyediakan media pendidikan seperti Komputer, Printer, LCD, Projector, Layar Proyektor, Layar Infocus, Laptop, DV Player, Sound System, Keyboard Portable, televisi dan lain-lain.

#Sobatbaik, mereka sama seperti anak kita. Mereka juga punya impian, punya cita-cita yang tingginya sama seperti tingginya cita-cita anak kita. Tidak seharusnya mereka mengubur mimpi hanya karena ketidak-adilan kondisi.

Yuk, berikan harapan masa depan yang sama, 25.000 akan sangat berarti bagi mereka. Dan jika kita lakukan bersama-sama, insyaAllah #BisaBantu wujudkan sekolah impian mereka.