Bantu Habibatul Faseha, Adik Sholehah Penderita Penyakit Langka

Deskripsi Singkat

#Sobatbaik, inilah adik kita, Habibatul Faseha, anak perempuan berusia 10 tahun yang menderita epidermolysis bullosa, penyakit langka di mana kulit akan luka dan melepuh bila tersentuh benda lembut sekalipun ataupun terpapar panas.

Donasi Terkumpul
Target
Rp 100.000.000,00
4%

Terkumpul

Rp 3.704.399,00

Donatur

14

Rp
ACT Jambi

Penggalangan dana ini didukung oleh:

Assalamualaikum #Sobatbaik

Di saat teman-teman seusianya asyik bermain dan berlarian, adik kecil kita Habibatul Faseha ini hanya bisa tergolek lemah di tempat tidur.

Sesekali ia bangun dan menatap nanar ke halaman, melihat teman-temannya yang bergembira. Tatapan kosongnya seolah-olah bertanya-tanya mengapa ia tidak bisa seperti yang lain.

Tapi Habibatul Faseha tidak pernah menyerah. Bagaimanapun berat penderitaanya, ia yakin suatu saat ia akan sembuh dan bisa mewujudkan cita-cita mulianya.

“Adek Mau Jadi Penghafal Al-quran…”

 

Sangat mulia, kan?

Sesederhana itu, tapi sungguh menyentuh hati.

#Sobatbaik, yuk wujudkan cita-cita mulia Habibah. 10.000 rupiah yang #Sobatbaik berikan sangat berarti baginya dan keluarga.

Kisah Pilu Habibah

Senyum Habibatul Faseha sudah lama hilang

#Sobatbaik, inilah adik kita, Habibatul Faseha, anak perempuan berusia 10 tahun yang menderita epidermolysis bullosa, penyakit langka di mana kulit akan luka dan melepuh bila tersentuh benda lembut sekalipun ataupun terpapar panas.

Kondisi tangan adik Habibah

Saking parahnya, Habiba jarang menggunakan baju karena takut kulitnya akan tergesek kain dan melepuh.

Penyakit ini membuat Jemari Kaki dan Tangan adik Habiba seperti dibungkus oleh Selaput yang menyebabkan adik Habiba tidak bisa membuka jemari tangan dan kakinya. Sementara dibutuhkan biaya sekitar 2 Miliar rupiah untuk operasi total adik Habiba.

Kondisi kaki Habibatul Faseha

Adik Habiba merupakan putri bungsu dari bunda Leni Haini dan Abah Muhamad Ikhasa yang sehari hari bekerja membantu suaminya membersihkan Danau Sipin dari sampah.

Abah dan bunda Habiba merupakan pendiri sekolah Dayung Habiba, yang terinspirasi dari adik habiba yang ingin teman-teman sebayanya juga ikut bersekolah bersamanya dirumah.

Adik Habibah sangat suka melukis dan bercita-cita menghafal Qur’an, sebagian besar waktu adik Habiba ia gunakan untuk belajar bersama bunda atau melukis.

Akan tetapi karena Jemari adik Habiba terselubung lapisan yang membuatnya tidak bisa menggunakan jemarinya dengan baik, maka adik habiba melukis dengan kedua tangannya yang diapit untuk memegang kuas ataupun krayon.

#Sobatbaik tau tidak, sekarang ini ada banyak lukisannya dan semua lukisan itu diberikan makna dan cerita oleh adik habiba sendiri.

Sang bunda merupakan Peraih medali Emas dari cabang olahraga Dayung di ASEAN GAMES. #Sobatbaik tentu pernah mendengar sekilas tentang kisahnya.

Namun apa daya, demi mengobati sang buah hati tersayang, Medali – Medali Kebanggaan bunda Leni sudah habis dijual untuk biaya pengobatan adik Habiba dan mendirikan Sekolah dayung.

#Sobatbaik, yuk kembalikan senyum Habibah. 10.000 rupiah yang #Sobatbaik berikan sangat berarti baginya dan keluarga.

Rp 10.641,00
Date:Jun 2020
Rp 100.301,00
Date:Jun 2020
Rp 100.434,00
Date:Jun 2020
Rp 100.744,00
Date:Jun 2020
Rp 100.137,00
Date:Jun 2020
Rp 75.515,00
Date:Jun 2020
Rp 100.319,00
Date:Jun 2020
Rp 412.607,00
Date:Jun 2020
Rp 100.973,00
Date:Jun 2020
Rp 2.000.143,00
Date:Jun 2020
Rp 50.893,00
Date:Jun 2020
Rp 100.909,00
Date:Jun 2020
Rp 350.783,00
Date:Jun 2020
Rp 100.000,00
Date:Jul 2020